Barcelona vs Alaves

Man of the Match Barcelona vs Alaves: Raphinha Sang Motor Serangan yang Mengubah Irama Pertandingan

Read Time:3 Minute, 46 Second

Barcelona vs Alaves, Pertandingan Barcelona vs Alaves pada pekan ke-14 La Liga 2025/2026 menghadirkan tontonan menarik sejak menit-menit awal. Laga yang digelar di Spotify Camp Nou ini menampilkan dinamika permainan yang cepat, agresif, dan penuh intensitas. Barcelona yang mengincar posisi puncak klasemen tampil dominan, tetapi mereka sempat dibuat terkejut oleh gol cepat dari Deportivo Alaves. Namun, respons cepat Barcelona dan performa kolektif yang solid membuat mereka menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Gol pembuka Alaves dicetak Pablo Ibanez pada menit-menit awal setelah memanfaatkan celah di lini belakang Barcelona. Situasi tersebut sempat memberi tekanan besar kepada pasukan Hansi Flick. Namun, Barcelona merespons dengan mentalitas kuat. Permainan langsung diubah menjadi lebih agresif, terstruktur, dan tajam dalam penguasaan bola. Usaha itu langsung membuahkan hasil ketika Lamine Yamal mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-8.

Kebangkitan Barcelona tidak berhenti sampai di situ. Mereka terus membangun tekanan dari berbagai lini, memaksa Alaves bermain lebih bertahan dan tidak mampu mengembangkan permainan. Kemenangan akhirnya dipastikan lewat dua gol dari Dani Olmo pada menit ke-26 dan 90+3. Keberhasilan Barcelona ini bukan hanya dari efisiensi penyelesaian akhir, tetapi terutama dari kreativitas dan ritme permainan yang dibangun oleh satu pemain yang tampil sangat dominan: Raphinha.

Raphinha: Kunci Perubahan Ritme Permainan

Meski Yamal mencetak gol dan Dani Olmo mengakhiri laga dengan dua gol, sosok yang paling mencuri perhatian justru adalah Raphinha. Baru kembali dari cedera, winger asal Brasil itu tampil dengan energi dan kreativitas yang seolah menghidupkan kembali sisi serangan Barcelona yang sempat tidak stabil dalam beberapa pertandingan terakhir.

Sejak menit awal, Raphinha menunjukkan peran sebagai pengatur alur serangan dari sisi kiri. Setiap kali ia menerima bola, ia tidak hanya berusaha melewati lawan, tetapi juga membaca situasi permainan dan menentukan kapan tempo harus dipercepat atau diperlambat. Kombinasi teknik tinggi, kecepatan, dan kecerdasan bermain membuatnya menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Alaves.

Salah satu kontribusi pentingnya adalah assist untuk gol pertama Dani Olmo yang membuat Barcelona berbalik unggul 2-1. Dalam momen tersebut, Raphinha menunjukkan kemampuan membaca ruang dan mengirimkan bola yang terukur. Namun, kontribusinya tidak berhenti pada assist. Ia berperan sebagai penghubung antara lini tengah dan lini depan, memastikan setiap serangan Barcelona mengalir dengan stabil.

Raphinha juga menciptakan beberapa peluang matang lain yang sayangnya belum berbuah gol. Ia bergerak luwes, sulit ditebak, dan selalu menempatkan diri di posisi ideal untuk menerima bola. Pemain Alaves sampai beberapa kali kesulitan mengantisipasi pergerakannya, terutama saat ia melakukan cut-inside untuk membuka ruang tembak atau memberikan umpan terobosan.

Dampak Besar dalam Pressing dan Struktur Tim

Selain kreativitas dalam menyerang, Raphinha juga memberikan kontribusi besar dalam fase tanpa bola. Ia aktif melakukan pressing, menutup ruang, dan membantu Barcelona mempertahankan intensitas serangan. Kehadirannya membuat Barcelona mampu menekan Alaves lebih tinggi, memaksa mereka banyak melakukan kesalahan dalam transisi.

Pressing yang ia lakukan bukan sekadar berlari mengejar bola, tetapi benar-benar terstruktur. Ia menutup jalur umpan, memaksa bek Alaves mengirim bola panjang, dan memicu banyak momen perebutan bola yang menguntungkan Barcelona. Dampak ini terlihat jelas dari cara Barcelona mengendalikan tempo permainan dan mempertahankan dominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan.

Para rekan setimnya juga tampak terbantu dengan kehadiran Raphinha. Ia memberi lebih banyak pilihan kombinasi, membuka ruang bagi penyerang lain, dan membuat struktur serangan Barcelona terlihat jauh lebih hidup dibanding laga-laga sebelumnya.

Kembalinya Raphinha: Kabar Baik untuk Ambisi Barcelona

Cedera yang membuat Raphinha absen beberapa pekan sebelumnya sempat membuat Barcelona kehilangan variasi serangan di sisi sayap. Banyak serangan mereka menjadi mudah ditebak dan kurang bertenaga. Dengan kembalinya Raphinha, Barcelona kini memiliki senjata tambahan yang mampu meningkatkan dinamika permainan.

Performa seperti ini menunjukkan mengapa Raphinha menjadi salah satu pemain yang sangat dirindukan oleh Barcelona. Ia bukan hanya seorang winger cepat, tetapi juga pemain dengan kreativitas tinggi, visi permainan yang tajam, serta mentalitas kompetitif yang kuat. Kemampuannya untuk mengubah irama pertandingan menjadi bukti bahwa ia adalah elemen penting dalam skema Hansi Flick.

Jika ia terus tampil konsisten seperti ini, Raphinha tidak hanya akan menjadi pilihan utama di sayap kiri, tetapi juga salah satu motor utama dalam misi Barcelona untuk bersaing di papan atas La Liga dan kompetisi Eropa.

Kesimpulan

Dengan kontribusi besar dalam serangan, kreativitas tanpa henti, kerja keras dalam pressing, dan peran krusial dalam mengatur tempo permainan, Raphinha layak dinobatkan sebagai Man of the Match dalam laga Barcelona vs Alaves. Ia tampil sebagai pemain yang tidak hanya memberikan assist atau peluang, tetapi juga menghidupkan seluruh struktur permainan Barcelona.

Kemenangan 3-1 atas Alaves menjadi lebih dari sekadar tiga poin — ini adalah bukti bahwa Barcelona kembali menemukan ritme terbaiknya, dan Raphinha adalah salah satu alasan utama di balik itu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Luis Diaz Previous post Luis Diaz Jadi Pemain yang Paling Dirindukan Liverpool Musim Ini